Senin, 02 April 2012

PIDATO




Assalamualaikum Wr. Wb
Alhamdulilahirobil alamin asolatuwasalammualal asropi’il anbiyai wamursalim wa alaalihi wasohbihi ajmain amma ba’du.




Pertama-tama marilah kita pannjatkan puja dan puji syukur kita ke hadirat Allah swt. Yang mana atas rahmat dan hidayahnya kita semua dapat berkumpul di tempat yang berbahagia ini.
            Solawat beserta salam semoga selalu di limpahcurahkan kepada jungjungan kita yakni Habibana wa Nabiyana Muhammad saw, kepada keluarganya, sahabatnya, tabi’in, tabiatnya hingga kepada kita selaku umatnya.
            Dalam kesempatan keli ini saya akan menyampaikan beberapa patah kata dengan tema:
“meneladani sifat Rosulullah saw”
            Sebelum di utus menjadi Rasul, Nabi Muhammad saw telah menunjukan sifat keteladannannya kepada orang-orang arab pada saat itu, dimana pada masa itu sebelum Rasulullah lahir kehidupan bangasa arab sangat kacau. Bahkan mereka pada saat itu beranggapan bahwa barang siapa yang kuat maka dia yang menang.
            Dari kenyataan itu jelas sekali bahwa aqidah orang-orang arab pada itu sangat kacau sekali. Kemudian setelah Rasulullah lahir dan mulai beranjak dewasa, beliau mencoba untuk meluruskan aqidah orang-orang arab pada masa itu. Dan hasilnya sedikit demi sedikit kehidudan kejahiliyahan mulai terkikis hingga lama kelamaan budaya bangsa arab yang tidak baik mulai terkikis.
Firman allah swt surat al-ahzab ayat 21:







Dari ayat ini jelas sekali bahwa Allah menurunkan Nabi Muhammad saw kedunia hanya untuk melurushan akhlak manusia. Yang telah menyimpang dari ajaran ajaran Rasul-rasul terdahulu, dan barang siapa yang ingin mendapatkan rahmat allah maka harus mengikuti semua yang di lakukan oleh Nabi Muhammad saw baik berupa perkataan perbuatan, ayat tadi di perkuat dengan hadist sebagaii berikut:



Dari ayat dan hadist ini kita tidak usah ragu lagi bahwa Nabi Muhammad itu betul-betul panutan kita. Yang harus kita ikuti, Karena Nabi Muhammad di turunkan ke dunia hanya untuk meluruskan akhlak manusia.
            Pada suatu hari Rasulullah sedang menyendiri di sebuah gua yaitu gua hira, beliau sedang meratapi nasib bangsa Arab yang masih kacau. Di sanalah beliau mendapatkan wahyu yang pertama yaitu sura Al-Alaq dari ayat 1-6, dari ayat ini Allah menyuruh kepada Nabi Muhammad untuk dapat membaca dirinya dan menbaca kaedan di sekitanya. Setelah pulang beliau menceritakannya kepada istrinya yaitu Siti Khadijah, dan Siti Khadijah pun mempercayainya.
            Lalu Nabi Muhammad mencoba untuk berdawa, langkah pertama dalam berda’wahnya yaitu dengan cara senbunyi-sembunyi di mulai dari keluarga, sahabat dekat, dan tetangga dekat, setelah beliau berda’wah secara sembunyi-sembunyi kemudia beliau berdawahnya dengan terang-terangan.
            Masih banyak sekali keteladanan keteladanan Rasulullah yang patut kita ikuti di antanranya yaitu:
1.                  Nabi Muhammad adalah seorang panda’wah yang baik
2.                  Nabi Muhammad adalah seorang pebisnis yang baik
3.                  Nabi Muhammad adalah seorang pemimmpin yang bijak dan adil kepada rakyatnya.
4.                  Nabi Muhammad adalah seorang hakim yang sangat adil dan seorang panglima perang yang baik.
Itulah di antanra keteladanan yang patut di contoh oleh kita sebagai umatnya yang turut dan patuh kepada ajarannya.
            Sekian yang dapat saya sampaikan semoga dapat bermanfaat untuk kita semua yang baiknya dari Allah dan yang salahnya dari saya sendiri,
            Wabillahi taupik wal hidayah wassalamualaikum wr. wb

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar